Apa yang dimaksud dengan IMLEK?

admin 16 Feb 2026 31 Pembaca
Apa yang dimaksud dengan IMLEK?

Imlek adalah Tahun Baru dalam kalender lunar Tionghoa yang menandai dimulainya musim semi, dirayakan sebagai momen kebersamaan keluarga, serta ungkapan syukur dan harapan keberuntungan. Perayaan ini kaya tradisi seperti berbagi angpao, dekorasi serba merah, dan pembersihan rumah, yang berlangsung selama 15 hari hingga Cap Go Meh. 

Menurut Buya Yahya, merayakan Imlek bagi muslim Tionghoa diperbolehkan selama tidak melanggar akidah, namun umat Islam dilarang keras ikut serta dalam ritual ibadah atau merayakan syiar agama lain. Muslim diperbolehkan menerima hadiah (seperti angpao) atau bertukar kado sebagai bentuk kerukunan, namun diharamkan mengucapkan selamat yang bermakna mengagungkan syiar. 

Sedangkan menurut Gus Dur, merayakan Imlek hukumnya tidak haram, melainkan diperbolehkan dan merupakan bagian dari tradisi budaya yang sah. Beliau menekankan pentingnya toleransi, mencabut larangan era Orde Baru melalui Kepres No. 6 Tahun 2000, dan memperbolehkan perayaan Imlek secara terbuka, termasuk atraksi barongsai, sebagai wujud kebebasan berekspresi. 

Berikut adalah poin-poin pandangan Gus Dur mengenai Imlek:

  • Bukan Haram: Gus Dur menegaskan bahwa Imlek adalah perayaan budaya, bukan perayaan agama, sehingga tidak haram bagi warga keturunan Tionghoa, termasuk mereka yang Muslim.
  • Pencabutan Larangan (Inpres 14/1967): Gus Dur mencabut kebijakan Orde Baru yang membatasi ekspresi kebudayaan Tionghoa, mengembalikan hak masyarakat Tionghoa untuk merayakan Imlek secara terbuka.
  • Pluralisme & Kesetaraan: Kebijakan ini didasari pandangan bahwa Imlek adalah bagian dari kekayaan budaya Indonesia, bukan sekadar urusan satu agama.
  • Wujud Kebudayaan: Bagi Gus Dur, merayakan Imlek adalah hak untuk melestarikan tradisi dan mempererat hubungan persaudaraan sebagai sesama warga negara (Bhinneka Tunggal Ika). 

Atas jasanya, Gus Dur dijuluki sebagai "Bapak Tionghoa Indonesia"

Wallahu a’lam bissawab …

admin

Kontributor Literasi Digital SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng Jombang.