Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, santri SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng Jombang menggelar kegiatan kirim tawasul bersama dengan versi adat orang Jawa, pada Selasa malam Rabu, 17 Februari 2026 ba'da Magrib.
Kegiatan diawali dengan ceramah singkat dari Koordinator SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng, Ust. Afif Asy'ari, S.H. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa masyarakat di Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur, memiliki tradisi menyambut Ramadhan dengan mengirimkan doa kepada leluhur dan keluarga yang telah lebih dahulu meninggal dunia. Tradisi tersebut dikenal dengan istilah Nyadran atau Megengan .
Beliau menjelaskan bahwa Nyadran atau Megengan biasanya dilaksanakan pada bulan Ruwah atau Rajab sebagai bentuk persiapan spiritual sebelum memasuki bulan suci. Tradisi ini dilakukan dengan membaca doa, tahlil, serta menambahkan tiga surat terakhir dalam Al-Qur'an sebagai bentuk kiriman doa dan hadiah pahala bagi keluarga yang telah tiada.
Meski tidak semua santri di SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng berasal dari Jawa atau memahami adat tersebut, setidaknya melalui kegiatan ini para santri dapat mengenal dan memahami kekayaan tradisi Islam Nusantara, khususnya budaya masyarakat Jawa dalam menyambut Ramadhan. Hal ini menjadi momen berbagi pengalaman serta menambah wawasan kebudayaan antar sesama santri.
Sementara itu, Pembina Takmir SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng, Ustadz Halimtar Sun Panuntun, menyampaikan bahwa berdoa dengan adat seperti itu tidaklah menjadi masalah. Menurut beliau, membersihkan diri dan hati sebelum memasuki bulan suci Ramadhan serta mengirimkan doa kepada keluarga yang telah wafat merupakan amalan yang baik.
Salah satu santri juga mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui adanya tradisi tersebut sejak berada di SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng. Sebelumnya, saya belum pernah mengenal adat Nyadran atau Megengan. Ia merasa senang karena mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru tentang tradisi masyarakat Jawa dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para santri tidak hanya mempersiapkan diri secara ibadah, namun juga semakin menghargai keberagaman budaya Islam di Indonesia dalam menyambut bulan penuh berkah.
Santri SMKKHAS Sambut Ramadhan dengan Tradisi Nyadran
MUHAMMAD HILMI FATAH
19 Feb 2026
49 Views