Sore itu, suasana Pondok Pesantren Tebuireng terasa lebih hidup dari biasanya. Denting rebana dan lantunan shalawat menggema, menyatu dengan semangat para santri dan pengunjung yang memadati arena Festival Pesantren Tebuireng 2026. Di antara penampilan yang memikat perhatian, sepuluh siswa dari SMK Plus Khoiriyah Hasyim tampil percaya diri membawakan seni banjari.
Penampilan banjari yang berlangsung pada Jumat, 17 April 2026, pukul 14.00 hingga 16.00 WIB itu menjadi salah satu rangkaian dalam Gelar Seni Pesantren Tebuireng. Dengan balutan busana yang rapi dan penuh khidmat, para siswa menampilkan harmoni antara musik tradisional dan nilai-nilai religius yang menjadi ciri khas pesantren.
Bagi SMK Plus Khoiriyah Hasyim, keikutsertaan dalam ajang ini bukan sekadar tampil di panggung. Lebih dari itu, kegiatan banjari menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa. Di sekolah ini, para siswa tidak hanya dibekali ilmu agama khas Tebuireng, tetapi juga didorong untuk mengembangkan soft skill dan life skill melalui berbagai kegiatan, termasuk seni banjari.
Program banjari sendiri merupakan salah satu kegiatan pengembangan diri yang rutin dilaksanakan di asrama. Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh siswa yang tinggal di asrama, tetapi juga terbuka bagi siswa non-asrama yang memiliki minat dan bakat di bidang seni musik islami.
Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam penampilan tersebut adalah Hafidz, vokalis banjari yang dikenal memiliki pengalaman cukup matang. Berasal dari lingkungan sekitar, Hafidz telah terbiasa mengisi berbagai kegiatan banjari di lingkungan Nahdlatul Ulama. Pengalamannya itu memberikan warna tersendiri dalam setiap lantunan shalawat yang dibawakan.
Melalui panggung sederhana di Pondok Pesantren Tebuireng, para siswa ini menunjukkan bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual dan spiritual, tetapi juga mengasah keterampilan serta kepercayaan diri. Seni banjari pun menjadi jembatan bagi mereka untuk mengekspresikan diri, sekaligus melestarikan tradisi islami yang sarat makna.