Jejak Keistiqamahan dan Kelembutan Adab: Meneladani Sosok Ustaz Afif di SMK Plus Khoiriyah Hasyim

ZAKY RISQILLAH MUFID 23 Aug 2026 41 Pembaca
Jejak Keistiqamahan dan Kelembutan Adab: Meneladani Sosok Ustaz Afif di SMK Plus Khoiriyah Hasyim

Di tengah riuk pikuk pendidikan modern dan dinamika kehidupan remaja masa kini, pesantren senantiasa menjadi oase spiritual yang menenangkan. Ketenangan tersebut tidak lahir secara kebetulan, melainkan ditopang oleh sosok-sosok pendidik yang tulus mengabdi siang dan malam. Salah satu figur teladan yang menjadi pilar kebaikan di lingkungan pondok pesantren, khususnya bagi santri-santri SMK Plus Khoiriyah Hasyim, adalah Ustaz Afif.

Melalui kesehariaannya, Ustaz Afif tidak hanya mengajarkan bait-bait ilmu agama, tetapi juga memperlihatkan bagaimana keilmuan, keistiqamahan, dan kelembutan adab menyatu dalam tindakan nyata.

1. Istiqamah dalam Shalat Berjamaah dan Pengajian Kitab Turats

Kehadiran Ustaz Afif dapat dirasakan secara nyata dalam setiap denyut rutinitas santri. Saban hari, keteladanan beliau terpancar mulai dari rutinitas pelaksanaan shalat berjamaah yang senantiasa dijaga tepat waktu. Beliau bukan sekadar memimpin ibadah, tetapi juga menanamkan kedisiplinan spiritual kepada para santri.

Setiap usai shalat Subuh, tatkala fajar baru menyingsing, Ustaz Afif secara konsisten mengampu pengajian kitab turats (kitab kuning). Dengan penguasaan ilmu agama yang mendalam, beliau mengupas literatur klasik Islam, menyajikannya dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami. Rutinitas ini menjadi oase keilmuan yang menemani keseharian santri SMK Plus Khoiriyah Hasyim dalam menyeimbangkan antara pendidikan kejuruan (vocational) dan kedalaman pemahaman agama.

2. Memahami Santri dengan Ketenangan dan Kelembutan Adab

Mendidik santri usia remaja tentu memiliki tantangan tersendiri. Ustaz Afif memahami betul bahwa pendekatan pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan ketegasan fisik atau doktrin semata, melainkan butuh pendekatan dari hati ke hati.

Ketika mendapati santri yang membuat kesalahan atau melakukan kekhilafan, Ustaz Afif tidak menyikapinya dengan amarah atau nada tinggi. Sebaliknya, beliau menghadapinya dengan ketenangan hati dan kelembutan adab. Beliau membimbing mereka secara perlahan, memberikan pengertian tentang letak kesalahan, serta mengarahkan mereka untuk membenahi diri tanpa merasa dipermalukan. Pendekatan yang penuh empati inilah yang membuat nasihat-nasihat beliau meresap ke dalam sanubari para santri.

3. Keistiqamahan Tanpa Mengeluh: Mendidik Lewat Keteladanan

Menangani dan mengurus berbagai karakter santri setiap hari membutuhkan stamina kesabaran yang luar biasa. Namun, di sinilah letak keistimewaan Ustaz Afif. Sepanjang dedikasinya di pesantren, beliau tidak pernah mengeluh atas kelakuan maupun tingkah laku para santri.

Sikap tidak pernah mengeluh ini berakar dari keikhlasan yang dalam. Beliau memandang setiap dinamika santri bukan sebagai beban, melainkan sebagai ladang pengabdian dan amanah yang harus dirawat. Beliau lebih suka menjadi teladan langsung (lisan al-hal)—menunjukkan bagaimana seorang muslim beradab, sabar, dan konsisten dalam memegang teguh nilai-nilai kebaikan.

4. Menyepadukan Penguasaan Ilmu dan Bimbingan Karakter

Ustadz Afif membuktikan bahwa seorang pendidik sejati tidak hanya bertugas transfer pengetahuan (transfer of knowledge), tetapi juga membentuk jiwa (transformation of character). Beliau tidak hanya pandai menyampaikan teori agama di atas mimbar, tetapi juga aktif membimbing dan mengajari santri-santrinya secara langsung dalam kegiatan sehari-hari.

Perpaduan antara penguasaan ilmu agama yang mumpuni, keistiqamahan ibadah, serta kelembutan adab membuat sosok Ustaz Afif begitu dicintai dan dihormati di lingkungan SMK Plus Khoiriyah Hasyim.

Hikmah untuk Kita

Dari perjalanan dan dedikasi Ustaz Afif, kita belajar beberapa poin penting:

Istiqamah adalah Kunci: Kebaikan sekecil apa pun, jika dilakukan secara konsisten (seperti shalat berjamaah & ngaji subuh), akan membawa dampak besar.

Adab Lebih Utama: Menyikapi kesalahan orang lain dengan ketenangan dan kelembutan jauh lebih efektif daripada amarah.

Keikhlasan Tanpa Keluh Kesah: Mengabdi dan mendidik dengan hati yang lapang akan menjadikan setiap lelah bernilai ibadah.

Semoga kita semua dapat meneladani keistiqamahan, kedalaman ilmu, dan kelembutan adab yang ditunjukkan oleh Ustaz Afif dalam kehidupan kita sehari-hari.

ZAKY RISQILLAH MUFID

Kontributor Literasi Digital SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng Jombang.